Transmisi Lokal Meroket, Rachmadi: Tolong Patuhi Protokol Kesehatan Hari Ini Kita Tambah 27 Pasien Positif

KARIMUN, HBABE.CO.ID-Rachmadi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun yang juga merupakan juru bicara tim Gugus Tugas menuturkan bahwa saat ini klaster baru yang menjadi tantangan adalah klaster lokal di Kabupaten Karimun.

Transmisi lokal ini menurut Rachmadi yang paling berbahaya jika masyarakat tidak patuh atau tidak peduli dengan protokol kesehatan.

“Hari ini kita bertambah lagi 27 pasien positif, ditambah satu yang meninggal pasien Sabtu lalu,”kata Rachmadi melalui rilisnya, Selasa (17/10) malam.

Dia menambahkan, pihaknya saat ini sudah semakin pusing akibat tempat untuk pasien positif tidak tertampung lagi, mulai dari kapasitas RSUD, Puskesmas Meral Barat dan RSKI Galang seluruhnya penuh.

“Isolasi mandiri saat masih ada yang dirumah masing-masing, hal ini mengingat tempat yang sudah penuh. Mudah-mudahan besok ada solusinya,”tambahnya.

Rachmadi menambahkan penanggulangan penyebaran virus corona di Kabupaten Karimun yang terjadi melalui transmisi lokal harus ketat pengawasannya, jika hal tersebut tidak dilakukan maka tidak tertutup kemungkikan akan terjadi lonjakan yang makin tinggi.

“Case Fatality Rate (CFR) kita paling tinggi, Secara Nasional 3,4, dunia 2,7 nah Karimun mencapai 5, kan tinggi,”jelasnya.

Dijelaskan, CFR adalah merupakan angka kematian dengan perhitungan CFR 8/162 ×100%. Untuk itu, dia menghimbau agar seluruh pihak dan masyarakat peduli terhadap protokol kesehatan.

“Marilah kita jaga diri, tetap menggunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,”pintanya.

maszan

BERITA TERKAIT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER