Penyeludupan  6 Kg Sabu Dari Malaysia Kandas Di tangan Tim Panther Polres Karimun

51

Karimun, Hbabe.co.id-Satresnarkoba Polres Karimun kembali berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu jaringan Internasional asal negara Malaysia, yang rencananya akan diedarkan di luar Kabupaten Karimun.

Kapolres Karimun AKBP. Tony Pantano, S.I.K, S.H didampingi Kasat Narkoba AKP. Elwin Kristanto, S.I.K dan Kasi Humas Ipda. Jordan Manurung menjelaskan, pengungkapan kasus Narkotika jenis Sabu seberat 6 kg terjadi disalah satu Wisma yang berada di Jalan A. Yani Kecamatan Karimun pada hari Sabtu (30/10) sekira pukul 14.45 Wib, turut diamankan Satu orang tersangka berinisial NJ.

“Ada Enam paket besar barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka, yang dibungkus menggunakan lakban warna hitam, dan masing-masing paket dengan berat kotor 6508 gram yang dimasukkan dalam tas ransel warna hitam. Dan sampai saat ini masih terus dilakukan pengembangan,”terang Kapolres. Senin(1/11).

Atas perbutannya tersangka akan dijerat pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat (2) Subsider 112 ayat (2) Undang – Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp.1 Milyar sampai dengan Rp.10 Milyar,”tegas Kapolres Karimun.

Usai pers rilis pengungkapan 6 kg sabu, Kapolres Karimun memimpin pemusnahan barang bukti sabu seberat 1 kg, yang berhasil diungkap Tim Panther Satersnarkoba Polres Karimun pada bulan September dari 5 orang tersangka berinisial SN, AM, AD, SH dan PN.

Kapolres Karimun AKBP. Tony Pantano, S.I.K, S.H menjelaskan pemusnahan barang bukti 1 kg sabu berdasarkan Surat Kejaksaan negeri karimun nomor : SK-2031/ L.10.12/ Enz.1/07/2021 tanggal 04 Oktober 2021 tentang ketetapan status barang sitaan narkotika yang akan dimusnahkan.

Kapolres menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan berupa 1 bungkus  narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik bening yang dikemas plastik teh Cina merk Guannyinwang berwarna hijau dengan berat bersih 1038 gram, dan  disisihkan 32,21 gram untuk dibawa ke laboratorium Forensik Polda Riau dan bukti persidangan, sehingga sisanya 1005, 79 gram dimusnahkan pada hari ini.

“Untuk pasal yang dilanggar para tersangaka, pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp. 1 Milyar sampai Rp. 10 Milyar,”tegasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam air panas kemudian diaduk hingga larut dan selanjutnya dbuang kedalam Septic tank yang disaksikan para tamu undangan dan tersangka yang dikawal Sipropam Polres Karimun.

 Acara pemusnahan dihadiri kepala Kejaksaan Negeri Karimun yang diwakili Kasi BB Daryati Yanti, S.H, perwakilan Pengadilan negeri Karimun Halim Tamla, Kepala BNNK Karimun Eryan Noviandi S, S.H  dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Karimun Raja Ja’far.

maszan