Pelepasan Kapal Perintis Kemenhub, PT MOS Usir Wartawan

45
?

KARIMUN, Hbabe.co.id-PT Multi Ocean Shipyard (MOS) yang berlokasi di Desa Pangke Kecamatan Meral Barat melepas proyek kapal perintis oleh Kementerian Perhubungan. Pelepasan ini juga dikabarkan di hadiri Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun. Namun ada yang janggal dengan pelepasan proyek tersebut, pihak management PT Multi Ocean Shipyard (MOS) tidak menginzinkan kegiatan ini untuk dipublikasikan

PT Multi Ocean Shipyard (MOS) memang diakui selama ini merupakan perusahaan yang kontroversial, perusahaan ini dikenal selalu melakukan sensasi namun pihak pejabat setempat tidak pernah dapat berbuat banyak. Permasalahan selama ini, mulai dari karyawan yang tidak memiliki BPSJ dan yang terakhir issu tidak diterinmanya salah satu suku tertentu untuk bekerja

Tidak dipublikasikannya pelepasan kali ini juga membuat banyak pihak semakin penasaran, dua kapal perintis yang dilepasa kali ini yaitu kapal 7014 dan kapal Sabuk Nusantra 114 yang pengerjaannya di mulai beberapa tahun lalu

“Maaf pak, management tidak mengizinkan untuk diliput. Kami tidak tahu persis apa alasannya. Kalau bapak-bapak mau pakai undang-undang apa terserah, mau mainkan undang-undang itu juga terserah. Tolong kami dihargai karena kamipun pekerja juga pak,”kata Hendri, bagian manageman Security kepada media yang ada, Jumat (20/10)

Pantauan dilapangan, wartawan yang ingin melakukan peliputan pada gate pertama masih diberikan masuk ke area, namun tiba pada gate dua para pewrta ini dihalau dan tidak diberikan masuk memasuki wiayah dengan tanpa alasan.

rahotan