Nomor Terblokir, Puluhan Warga Geruduk Telkomsel

47

KARIMUN, Hbabe. co. id – Puluhan warga Karimun geruduk kantor cabang salah satu provider seluar yang berada di Jalan A.Yani Kolong, Kecamatan Karimun, Jumat (6/4) sekira pukul 10.45 WIB dimana puluhan warga mengalami pemblokira kartu menyusul kebijakan Pemerintah terhadap pendataan identitas pada seluruh nomor selular.

“Ia diblokir nomor saya, dari pagi tadi saya sudah tidak bisa gunakan, untuk menghubungi siapapun sudah tidak bisa, ” kata Adil warga Karimun di Jalan A.Yani Kolong Kecamatan Karimun.

Adil mengaku kesal dengan kebijakan pemerintah saat ini yang dinilai terlalu mencampuri urusan privasi dirinya dan jutaan masyarakat lainnya.

“Negara macam apa ini?, jelas kita belum merdeka kita masih dijajah. Ini urusan pribadi, masa Negara mau mencampuri urusan pribadi,” kata Adil.

Ia mengaku telah memiliki nomor selular yang ia gunakan selama 25 tahun dan nomor yang digunakan sebelumnya telah dikenal oleh sanak famili dan kerabatnya.

“Nomor saya sudah saya gunakan selama 25 tahun lebih nomor saya hanya ini dan telah banyak yang tau. Jika memang diharuskan memberikan identitas saya, lebih baik kembali ke jaman Batu saja, ” katanya.

Menurutnya peraturan penyertaan identitas pribadi kepada nomor selular terlalu mencampuri urusan privasi masyarakat dan terlalu berlebihan jika pemerintah menanggapi atau mengantisipasi suatu hal.

“Kalau seperti ini saya tidak akan pernah memilih untuk yang kedua kalinya. Cukup sekali saja dia memimpin negeri ini, ” katanya.

Ditempat yang sama, salah seorang petugas salah satu provider, Kiesel Dirhansyah mengatakan sejak November 2017 pemerintah telah menetapkan peraturan agar setiap nomor selular disertai data pribadi yang terdiri dari Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Kartu Kelurga (KK) untuk sebuah nomor selular.

“Harus sesuai nomor KK dengan nomor KTPnya dan setiap identitas maksimal memiliki 2 nomor, ” katanya.

Pihaknya mengaku akan membantu para pengguna nomor selular dari providernya dalam registrasi.

“Datang aja ke mari akan kita bantu untuk pendaftaran ulang, ” katakanya.

Dirinya juga memastikan nomor yang telah diblokir dan tidak melakukan registrasi akan tidak dapat digunakan kembali

nursali