MH Batch 18 UIB Sukses Gelar Pengabdian Masyarakat

BATAM, HBABE.CO.ID – Mahasiswa MH BATCH 18 Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam (UIB) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di ke Lembaga Kesejahteraan Masyarakat (LKSA) Permate Batam, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Batam (15/5).

Mahasiswa MH BATCH 18 memberikan edukasi tentang dampak kenakalan remaja dan tindak kekerasan kepada puluhan anak yang berda di LKSA tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Yan Alriyadi mengatakan, kehadiran mereka adalah salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang harus dilakukan sebagai bentuk aplikasi diri kepada masyarakat.

“Adek adek, apa khabaranya. Kita santai saja ya, kami disi ingin berbagai ilmu yang mungkin nanti bagi adek adek bermamfaat,”kata Yan yang disambut gembira oleh puluhan anak-anak.

Dalam menghidupkan suasana, tiga pemateri dalam menyampaikan materinya kepada puluhan anak-anak sangat cukup menarik. Andry Ochtora salah satunya, dia mengajak anak-anak tersebut turut berinteraksi.

“Adek adek sekalian, kalau Kakak sebut Selamat Pagi maka harus di jawab pagi-pagi-pagi-luarbisa, kalau Kakak sebut Haiii maka harus dijawab Halooo,”kata Andry mengawali membuat anak anak terlihat asik dan fokus.

Dalam acara yang berlangsung tiga jam tersebut, para pemateri membahas apa saja dampak-dampak dari kenakalan remaja dan dampak tindak kekerasan yang terjadi pada anak.

Mereka juga menyampaikan, jika mengalami perlakukan tindakan tindakan yang tidak wajar dapat melaporkannya.

Suasana Berubah Haru Saat Anak Panti Meneteskan Airmata

Saat Nina Inggit Garnasih Wakil Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kota Batam memberikan edukasinya.

Inggit yang dikenal sangat dekat dengan dunia anak-anak inin memanggil salah satu anak yang ada di tempat tersebut.

“Apa khabarnya nak,”kata Inggit menyapa dan disambut kata baik kepanya.

Inggit kemudian menjelaskan, bahwa pada secara umum anak-anak yang ada di Panti akan lebih kuat dan dewasa dari anak-anak pada umumnya.

Saat Inggit memberikan kesempatan kepada si anak untuk bercerita tentang kehidupan sianak tersebut, tiba tiba sianak tersebut air matanya berlinang hingga membuat suasana haru.

“Bapak ibu saya adalah di panti ini, saudara saya adalah dipanti ini, saya berharap bapak dan ibu sehat dan panjang umur,”katanya bahagia sambil mengusap air matanya.

Inggit kemudian menyemangati anak itu dan kepada seluruh anak-anak yang ada di panti tersebut.

Sementara itu, Ninne Zahara Silviani perwakilan UIB menyapaikan terima kasihnya kepada pihak LKS Permate Batam yang menerima kegiatan pegabdian kemasyarakatan oleh Mahasiswa MH BATCH 18 Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam (UIB).

“Terima kasih pak sudah menerima kami disini, dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa MH BATCH 18,”katanya.

Suharmanto pemilik LKS Permate Batam merasa terharu dan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada UIB dan Mahasiswa MH BATCH 18 Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam (UIB).

“Terima kasih atas ilmu yang berharga ini, dan terima kasih juga atas sumbangan yang diberikan. Semoga Mahasiswa MH BATCH 18 mendapat berkah dan sumuanya lulus,”katanya dan disambut Amin oleh seluruh yang ada ditempat tersebut.

Kemudian, Ketua MH Batch 18 UIB Tedi Sutadi Rahmad mengatakan suatu kehormatan diterimanya rombongan MH Batch 18 UIB di LKS Permate Batam, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam.

Dia menyadari apa yang disampaikan baik itu tentang berbagi ilmu dan bantuan yang diserah oleh MH Batch 18 UIB masih jauh dari kata sempurna.

“Mudah-mudahan ini bermamfaat pak bagi adek-adek kami dan secara khusus buat LKS Permate Batam, dan tidak lupa saya sampaikan terima kasih untuk seluruh tim,”ungkapnya bangga.

Kegiatan yang didukung oleh Pegadaian Syariah Carina Kota Batam dan Yayasan #ZUDYBERBAGI ini pada akhir acara, Mahasiswa MH BATCH 18 menyerakan sumbangan berupa bingkisan kepada anak-anak, kemudian bantuan berupa semen 30 zak, genset 1 unit, tandon air 2 unit, beras 200 kg, bantuan dana pendidikan Rp 5juta serta alat alat kebutuhan rumah tangga yang masing-masing diserahkan secara bergantian oleh mahasiswa.

red

BERITA TERKAIT

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER