Empat Oknum Pol PP Diduga Peras Pengemis Diamankan Tim Jatanras Polda Kepri

31

BATAM, HBABE.CO.ID-Tim Opsnal Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri berhasil mengamankan empat orang Oknum yang bekerja di Dinas Sosial Kota Batam berinisial MR, S, KS, dan JP. Empat orang tersebut diduga telah melakukan pemerasan terhadap pengemis yang ada di Kota Batam. 

Hal tersebut disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Arie Dharmanto  S.Sos.S.IK didampingi oleh Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP. Ruslan Abdul Rasyid S.IK.MH. dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno. Selasa (20/10).

Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Arie Dharmanto S.Sos.S.IK menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengamankan Empat orang oknum Satpol PP Kota Batam yang ditugaskan Dinas Sosial Kota Batam untuk melakukan kegiatan penertiban dan penegakan hukum terhadap peraturan Daerah.

 “Saat ini tim kami terus melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan terhadap empat orang oknum ini, terkait dengan viralnya dibeberapa media sosial tentang pemerasan yang dilakukan oleh oknum tersebut,”ujar Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.IK.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian pada saat melakukan tugasnya keempat orang oknum ini mengamankan beberapa orang pengemis salah satunya Slamat. Saat diamankan oknum tersebut, Slamat histeris mengingat kondisinya yang terbatas dan tidak bisa berbuat apa-apa selain berteriak dan menyampaikan bahwa, ia telah menjadi korban pemerasan dari beberapa orang yang diduga oknum Sat Pol PP.

“Mendasari hal tersebut kita lakukan pendalaman dan penyelidikan sehingga berhasil mengamankan empat orang oknum tersebut. Dari hasil keterangan Slamat bahwa ia sudah beberapa kali ditangkap oleh Sat Pol PP dan dimintai uang dari Rp. 100.000 sampai dengan Rp. 300.000 dan kejadian terakhir uang milik korban sebesar Rp. 50.000 diambil oleh Oknum berinisial S,”tutur Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos.S.IK.

Untuk keempat orang oknum ini, ia mengatakan, pihaknya masih terus melakukan proses pemeriksaan dan tidak menutup kemungkinan kita akan mengarah pada oknum lainnya yang keterlibatannya dalam hal ini lebih dominan.

“Untuk Modus Operandi para pelaku yaitu dengan berpura-pura menangkap para pengemis, setelah berhasil diamankan, para pengemis ditakut-takuti akan dibawa kekantor dinas sosial, tetapi apabila tidak mau dibawa maka harus memberikan uang hasil mengemisnya. Atas tindakan para pelaku dapat dikenakan dengan Pasal 368 KUHPidana,”ungkapnya.

maszan