46 Kg Sabu Asal Malaysia Berhasil Diamankan Polda Kepri

15

BATAM, HBABE.CO.ID-46 Kg narkotika jenis Sabu berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri dari Tiga orang tersangka inisial N alias N, MD alias A dan MY alias PH.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum saat konferensi pers di Mapolda Kepri. Selasa (19/1). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.IK, M.Si, Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H, S.IK, M.H dan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Henry Andar H Sibarani, S.IK.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang dikembangkan Dit Resnarkoba Polda Kepri, bahwa minggu (17/1) sekira pukul 10.00 Wib akan ada transaksi narkotika jenis sabu di seputaran daerah Tanjung Uma, Kota Batam. 

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil mengamankan dua orang laki-laki Inisial N alias N Bin HAS dan MD alias A Bin J, dari tersangka didapatkan barang bukti sebanyak Satu paket Narkotika jenis sabu dengan berat 1 Kg,”ujarnya.

Selanjutnya, terhadap kedua tersangka dilakukan pemeriksaan dan pengembangan yang kemudian Senin (18/1) pukul 09.30 Wib tim kembali berhasil medapatkan Satu tersangka dengan Inisial MY alias PH Bin HG dan berhasil ditemukan barang bukti sebanyak 2 Kg di pinggir jalan pelabuhan Sagulung Kelurahan Sei Binti Kecamatan Sagulung Kota Batam. 

Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka, mengaku masih ada barang bukti yang disimpan di Gudang Mushola Pulau Teluk Bakau kelurahan Pulau Terong, Belakang Padang, dari lokasi ini ditemukan barang bukti Sabu sebanyak 8 Kg.

Selanjutnya tim terus mencari barang bukti lainnya dan berhasil mengamanakan sebanyak 35 Kg yang disimpan di gudang rumah tersangka MY alias PH Bin HG, jadi total keseluruhan barang bukti yang berhasil kita amanakan adalah 46 bungkus atau 46.000 gram atau 46 Kg Narkotika jenis sabu.

“Dari hasil pengembangan masih ada beberapa nama yang belum disebutkan, namun dari pengakuan tersangka Inisial MY bahwa barang tersebut merupakan titipan dari seseorang di Malaysia, tentunya tim akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut, apakah masih ada barang bukti yang lain atau tersangka lainnya, hal ini akan terus kita kembangkan,”ucapnya.

“Atas perbuatan para tersangka dapat dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,”pungkasnya.

maszan